Setelah sukses dengan pelaksanaan perhitungan cepat (quick count) pada pemilihan Legislatif, PT Mobile-8 Telecom kembali mendukung pelaksanaan Quick Count Pilpres 2009 untuk pemilihan Presiden yag dilakukan LP3ES-RCTI.
"Teknologi CDMA 20001x dan EVDO kami akan digunakan untuk mengirimkan data baik via sms maupun suara hasil suara pilpres dari relawan di 2000 TPS dan mengirimkan data olahan dari LP3ES ke RCTI," ujar Direktur Teknik PT Mobile-8 Telecom, Lukas Hariyanto di gedung LP3ES, Jakarta, Selasa (7/7/2009).
Menurut Lukas, Mobile-8 tidak mengeluarkan investasi untuk quick count, tapi hanya melakukan upgrade untuk mendukung pelaksanaan quick count tersebut pilpres. Mobile 8 juga menyediakan fiber optik dan radiolink sedangkan kapasitas bandwidth mencapai 100 Mb.
"Kami juga mengantisipasi dengan mengalokasikan 1.500 sms per menit sedangkan voice kami siapkan 4 kanal, 2 kami hidupkan, 2 untuk backup," kata Lukas.
Selanjutnya, Lukas mengatakan semua relawan tentunya menggunakan kartu bermacam-macam, tapi server yang digunakan adalah server milik Mobile 8. Quick count kali ini akan melibatkan sekira 8.000 responden dari 2.000 TPS. Penentuan dua ribu TPS sebagai sample itu proporsional terhadap jumlah pemilih.
"Nanti entry data akan dibagi menjadi 6 region, dan akan disiagakan sekira 150 orang untuk tiga shift di kantor LP3ES Jakarta, Sedangkan untuk 8.000 responden hampir 60 persen berada di Jawa," ujar Fajar Nursahid kepala divisi penelitian LP3ES.
Fajar mengatakan, pada pemilihan legiislatif silam hasil penghitungan LP3ES, hanya mengalami simpangan sekira 0,14persen.
"Pada pilpres 2004 lalu simpangan kami 0,15 persen sehingga turun 0,01 persen antara 2004 dengan pileg 2009," kata Fajar.
Data hasil Quick Count Pilpres 2009 rencananya akan diumumkan pada pukul 16.00 WIB atau 3 jam setelah TPS ditutup.
Rabu, 08 Juli 2009
Quick Count Pilpres 2009
Label:
Pemilu 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar